Daftar Blog Saya

Rabu, 09 Mei 2012

Saat Marah

Hati-Hati Saat Marah!


Tidak disangkali, kalau terkadang tingkah laku anak-anak menyebabkan orang tua kehilangan kontrol atas emosinya. Hampir semua orang tua pasti pernah mengalami hal ini. Tapi, sekalipun emosi, tetap ada beberapa hal yang seharusnya dihindari, terutama beberapa kata-kata yang berkaitan dengan hal berikut ini :

  1. Membandingkan anak Anda dengan anak tetangga sebelah, dengan teman sekolahnya, atau dengan kakak dan adiknya. Kenapa? Karena banyak orang tua tidak menyadari bahwa anak-anak terluka saat dibandingkan dengan yang lain. Seorang adik yang dituntut sesempurna kakaknya akan tumbuh dalam bayang-bayang kakaknya dan sulit menemukan dirinya sendiri. Apa yang harus dilakukan? Disarankan untuk berfokus pada kemampuan anak Anda masing-masing. Mendorongnya untuk melakukan sesuatu lebih baik sesuai kepribadian si kecil Mommies.
  2. Saat kita emosi atau marah, seringkali kata-kata kotor atau kasar keluar dari mulut kita secara spontan. Sedikit hati-hati di depan anak Mommy. Karena mereka akan menirukan dan melakukan hal yang sama. Lebih jauh lagi, banyak orang tua yang justru menganggap lelucon dan sesuatu yang menghibur jika si kecil menirukan kata-kata kasar orang dewasa. Hal ini sama saja, mengajarkan anak Anda untuk boleh mengatakan hal apapun itu dan di depan siapapun. Berikan contoh kata-kata yang baik, dan berikan batasan untuk si kecil Mommies.
  3. Sebaiknya tidak mengkritik pasangan Anda di depan si kecil Mommies. Kenapa? Tidak perlu membawa mereka masuk dalam konflik Anda dan pasangan Anda, hal ini bisa menjadikan si kecil merasa tidak nyaman dan harus memilih salah satu pihak mana yang mereka setuju, dan pihak lain merupakan pihak yang tidak disukai. Hal ini tidak bagus untuk si kecil Mommies. Ajarkan kepada si kecil Mommies bagaimana Anda menghargai pasangan Anda, bagaimana Anda bangga terhadapnya, dan bagaimana Anda adalah orang tua yang kompak untuk mereka :)
  4. Teguran memang dibutuhkan untuk anak-anak, tapi jangan menggunakan kata-kata ekstrim yang membuat si kecil Mommies merasa bodoh. Seperti menegurnya disertai dengan kata-kata ”kamu memang anak bodoh!”, ”jangan seperti anak idiot, yang tidak bisa apa-apa”, ”anak paling nakal sedunia”, dll. Hindari kata-kata yang membodohkan mereka, melainkan gunakan kata-kata dorongan positif untuk membuat si kecil lebih baik.
  5. Jangan melabeli si kecil Mommies dengan hal-hal negatif. Memanggilnya anak nakal, memanggilnya anak gendut, memanggilnya dengan sebutan anak bodoh, dan hal-hal negatif lainnya. Panggil dia dengan nama kesayangan yang cantik dan mengandung hal yang positif, sehingga ia bangga :)
Memang tidak mudah, marah kepada si kecil tapi tetap harus dapat mengontrol diri sendiri. Jika Anda merasa kemarahan akan meluap tidak terkontrol, ada baiknya mundur sebentar menenangkan diri terlebih dahulu. Masuk kamar pribadi, atau di dalam toilet, bersembunyi dari si kecil Mommies untuk sekedar menarik nafas panjang beberapa kali, sampai emosi sedikit mereda. Setelah itu baru keluar dan mendisiplin si kecil, itu jauh lebih baik daripada mengeluarkan emosi dan kemarahan yang tidak terkontrol.

Source :
http://www.bettermomtoday.com/moms_journal/hati-hati-saat-marah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar