1. Nyhavn
Ini adalah sebuah lingkungan yang tenang yang menghadap ke pelabuhan
Kopenhagen Denmark, merupakan daerah populer dengan penduduk lokal dan
wisatawan.
Banyak bar dan restoran membuatnya menjadi lokasi yang ideal untuk
bersantai di sepanjang kanal. Pastikan untuk mengunjungi bangunan nomor
9, sebuah bangunan tertua di Kopenhagen, dibangun pada tahun 1681.
Penulis Denmark Hans Christian Andersen tinggal di nomor 18 untuk
beberapa tahun.
2. Bo-Kaap Cape Town
Bo-Kaap adalah bagian indah dari Cape Town, Afrika Selatan, terletak di
lereng bukit Signal di atas pusat kota. Bo-Kaap juga dapat disebut
sebagai kampung Melayu karena mayoritas penduduknya adalah keturunan
India, Indonesia, Sri Lanka dan Malaysia yang dulunya adalah budak yang
dibawa ke sini oleh Perusahaan Perdagangan Hindia Belanda di abad 17
dan 18. Wisatawan dapat berjalan-jalan di jalan sempit dan
berkelok-kelok dan menikmati semua warna-warna cerah yang menghiasi
bangunan.
3. Zacatecas
Kota Zacatecas Meksiko didirikan pada tahun 1548 untuk menyediakan
perumahan bagi para penambang perak dan mencapai puncak kemakmurannya
pada abad 16 dan 17. Kota ini dibangun di lereng sebuah lembah yang
sempit dengan jalan-jalan sempit mendaki lereng bukit yang curam. Pusat
kota tua terdiri dari banyak bangunan berwarna-warni, yang sebagian
besar dibangun pada abad ke-18, termasuk Katedral yang indah dan Gereja
Santo Domingo yang memiliki banyak pahatan.
4. Kulusuk
Greenland tampaknya memiliki banyak rumah-rumah warna-warni yang
mencerahkan pemandangan. Sebuah contoh adalah desa Kulusuk terletak di
sebuah pulau karang kecil. Desa kecil ini dalah pintu gerbang ke timur
Greenland. Wisatawan petualang dapat menemukan pemandangan yang
menakjubkan dari gunung es besar di Selat Denmark dan gunung-gunung
megah di Timur Greenland. Kulusuk memiliki satu hotel yang dibangun
pada tahun 1999.
5. La Boca
La Boca adalah sebuah distrik kelas pekerja di Buenos Aires, Argentina.
Rumah warna warni dan artistik milik penduduk ini adalah contoh yang
menakjubkan dari sifat independen penduduk La Boca. Di La Boca terdapat
La Bombonera, yaitu rumah dari klub sepak bola yang terkenal Boca
Juniors.
6. Pelourinho
Salvador adalah ibu kota negara bagian Bahia, Brasil. Pelourinho,
terkenal untuk arsitektur kolonial Portugis dengan monumen bersejarah
yang berasal dari abad 17 sampai abad ke-19. Di sini terdapat Katedral
Salvador pendiri gereja Jesuit.
7. Manarola
Manarola merupakan salah satu kota tertua di Cinque Terre dan terletak
di Riviera Italia. Desa indah ini terletak pada gunung terjal di tepi
laut Mediterania. Para wisatawan biasanya nongkrong di salah satu kafe
terbuka serta menikmati pemandangan yang menakjubkan dari salah satu
tempat wisata paling populer di Italia.
8. Jodhpur
Di tengah gurun Thar yang tandus di India, Anda akan menemukan Jodhpur.
Kota bersejarah ini penuh dengan benteng, istana dan kuil-kuil. Ketika
Anda berjalan-jalan di Jodhpur, warna dari bangunan akan sangat
menyilaukan di bawah sinar matahari. Jika dilihat dari kejauhan,
bangunan-bangunan yang sama akan terlihat kebiruan. Tidak heran jika
kota ini dikenal sebagai Kota Biru.
9. Punda
Willemstad adalah kota utama dari Curaçao yang terletak di pantai
selatan pulau itu. Arsitektural kolonial Belanda di Willemstad jelas
terlihat indah di perairan Karibia. Distrik Punda adalah area perniagaan
utama dan pusat pemerintahan dari Antilles Belanda. Punda adalah
Distrik tertua di Willemstad, didirikan pada tahun 1634.
10. Guanajuato
Di pegunungan Sierra de Guanajuato Meksiko, terletak kota kolonial yang
indah Guanajuato. Kota ini didirikan pada tahun 1554 di sebelah dari
salah satu daerahyang kaya akan perak di Meksiko. Booming penambangan
abad ke-16 menyebabkan banyak pembangunan haciendas yang indah dan
bangunan kolonial yang megah. Jalan-jalan dan gang yang berwarna warni
di Guanajuato banyak tersebar di segala arah sementara sebagian besar
lalu lintas dilayani oleh jaringan terowongan bawah tanah, menjadikannya
sebuah kota yang sangat baik untuk pejalan kaki.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar