awalnya iseng aja pengen ikut Taekwondo ..
karena kata temen" ku sih enak dan cepet naek sabuknya ..
Ragu sih awalnya ..
tapi , lama kelamaan 1 Minggu gak latihan aja langsung NJAREM semua badanku ..
Taekwondo bagus di tendangan ..
Tapi, sobat gak hanya itu taekwondo juga bagus di pukulannya ..
Jurusnya juga ..
Taekwondo punya azaz-azaz yang harus di taati ..
Yaitu:
KESOPANAN / COURTESY (Ye ui) : Bersikap Sopan dan Menghormati
Kesopanan,
mengedepankan saling pengertian, keharmonisan, kedamaian,
kerendah-hatian, kerjasama, hormat-menghormati, dan rasa keadilan.
Kesopanan (Courtesy) dapat terlihat pada :
- Politeness (Sopan Santun) : mengucapkan “tolong” dan “terimakasih”, membuka /menutup pintu bagi orang lain, dan meminta tolong ketimbang menyuruh.
- Mampu membawa diri dalam urutan Tingkatan Sabuk (Distinction of Roles) : Cara kita berbicara atau bertindak kepada senior, orang tua atau Guru; dan juga cara kita menyayangi dan peduli kepada junior.
- Memikirkan orang lain( Consideration of Others) : Selalu berusaha untuk peduli bagaimana perasaan orang lain atau bagaimana pendapat orang lain dalam ucapan maupun tindakan kita. Dan memperlakukan orang lain dengan baik dan sopan.
- Memberi pujian atau menghormati orang lain (Compliment/Honor Others)
- Memaafkan orang lain / memaafkan kesalahan yang tidak berarti.
- Rasa Hormat (Deference) : Mendahulukan orang lain, jika hal itu akan sangat menolong orang tersebut, dan juga menunjukkan rasa hormat kita.
- Kebaikan (Generosity) : Memberi sesuatu kepada orang lain dengan atau tanpa diminta.
INTEGRITAS / INTEGRITY (Yom Chi) Selalu menegakkan Kebenaran
Dalam Taekwondo,
kita harus dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah, dan
kita harus mempunyai kesadaran akan kedua hal tersebut. Kita harus
selalu mengikuti kata hati dan nilai-nilai yang ada dalam diri dan juga
dalam lingkungan tempat tinggal kita dengan tindakan yang konsisten.
Jika kita menerapkan integritas dalam kehidupan sehari-hari dan dalam
pergaulan dengan orang lain, orang-orang akan belajar menghargai diri
kita sebagai orang yang dapat diandalkan, bertanggungjawab, dan jujur.
Integritas dapat dilihat pada :
- Kejujuran (Honesty) : Jujur pada diri sendiri dan orang lain
- Konsisten (Consistency) : Konsisten dalam ucapan maupun tindakan dalam kehidupan sehari-hari
- Kesetiaan (Loyalty) : Setia kepada orang lain, baik itu keluarga, teman, senior, junior, Negara dan lain-lain.
- Taat kepada nilai-nilai yang berlaku (Adherence to a standard of Values) : Selalu membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
- Belajar dari kesalahan (Learning from mistakes) : Menggunakan kesalahan yang telah kita buat sebagai alat untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.
KETEKUNAN ATAU KEKERASAN HATI /PERSEVERANCE (In Nae)
Ketekunan adalah
syarat yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan. Sukses mendatangi
mereka yang tidak pernah menyerah. Ketekunan membutuhkan banyak usaha
didalam mencapai sesuatu yang besar. Sejumlah besar kepuasan pribadi
dapat diperoleh melalui pertumbuhan, penguasaan, dan pengetahuan yang
didapatkan dari banyaknya latihan serta komitmen untuk mencapai tujuan.
Ketekunan dapat dilihat pada :
- Kesabaran (Patience) : Kemampuan untuk bersikap tenang ketika situasi menjadi sulit / keras.
- Fokus pada Tujuan (Focus on goals) : Menanamkan pada pikiran kita apa yang akan kita capai.
- Mengatasi Hambatan (Overcoming Obstacles) : Selalu berusaha mengatasi halangan / rintangan yang ada dalam mencapai tujuan ketika situasi yang sulit datang.
- Mengikuti Keyakinan (Following your Convictions) : Mengetahui dan melakukan apa yang kita yakini kebenarannya.
PENGENDALIAN DIRI/SELF CONTROL (Guk Gi)
Hilangnya
pengendalian diri didalam latihan dapat mengakibatkan cidera bagi diri
sendiri dan orang lain. Kemampuan kita untuk beradaptasi terhadap
lingkungan dan mengenali kemampuan kita juga dapat disebut pengendalian
diri (Self Control). Ketidakmampuan untuk hidup dengan kemampuan yang
kita miliki menunjukkan kurangnya pengendalian diri, contoh : sewaktu
sparring (kyorugi), seseorang tidak dapat mengontrol tendangannya
kearah muka, tetapi tetap melakukannya, hal ini dapat mengakibat
konsekuensi yang berbahaya. Jika kita dapat mengendalikan diri kita
(dalam hal ini teknik) maka kita tidak perlu mengucapkan kata “Maaf,
tadi saya salah” kepada orang lain. Self Control dapat dilihat pada :
- Pengendalian (Restraint) : Cara kita mengontrol tindakan kita ketika kesal atau marah.
- Disiplin (Discipline) : Kemampuan untuk tetap focus dan konsisten pada tujuan, dan konsisten dengan tindakan dalam mencapai tujuan.
- Penguasaan Diri (Self-Mastery) : Kontrol terhadap kata-kata dan tindakan
- Kebijaksanaan (Discretion) : Tidak berbicara atau bertindak yang dapat menyakiti orang lain.
- Kekuatan Kemauan (Will Power) : Mempunyai kekuatan, keinginan dan sikap untuk melakukan sesuatu bahkan dalam situasi yang sulit sekalipun.
- Martabat / Kehormatan (Dignity) : Menjaga Martabat diri sendiri.
SEMANGAT PANTANG MENYERAH (Baekjul Boolgol)
Semangat pantang
menyerah juga dapat berarti berani menegakkan keadilan, tanpa
mempedulikan apa kata orang lain. Dapat juga berarti mempunyai
keberanian untuk menjadi diri sendiri setiap waktu, dan melakukan apa
yang menurut kita benar dengan mengabaikan tekanan dari orang lain yang
berusaha menghalangi.
Semangat pantang
menyerah ini juga berarti kita mempunyai semangat yang kuat, yang tidak
dapat dihancurkan atau disingkirkan oleh kesengsaraan / kesusahan atau
halangan yang merintangi
Filosofi Taekwondo,
mungkin dapat disimpulkan dengan baik melalui filosofi Hongik-Ingan;
cinta damai, semangat integritas, membela kebenaran dan rasa tanggung
jawab yang tinggi. Filosofi ini, terwakili dalam Azas Taekwondo, yang
didasarkan pada prinsip-prinsip Hwarang-Do.
Nah , itu semua harus di miliki atau di patuhi oleh setiap TAEKWONDOIN di Indonesia ..
SEMANGAT :)
[Ayu Note]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar